Konsistensi Sebuah Abstraksi

why-can't-iKalau memang aku tak bisa jadi kamu, kenapa aku tidak bisa jadi aku?

Usaha untuk menunjukkan diri terbentur dengan konstruksi bernama norma dan konsep abstrak yang dipercaya oleh akal manusia. Jika bagi orang lain kepatuhan dianggap sebegitu pentingnya, apakah seseorang yang tidak percaya juga salah ketika ia tidak patuh?

Lalu, persisnya, kenapa berbuat salah itu salah?

Ticking clock

Paper scraps. Eraser dust. Pencils. The humid air from West Jakarta now become slightly more familiar than it was six months ago. The unhygienic street that used to be strange now become everyday view where I walk on; sometimes hyper with gigantic art bag, the other time draggy, hands noticeably stained with faded paint color.

IMG_6037

On new year’s eve I rejected all hangout schedules included my mother’s wanting me to come home. Barbeque, shopping malls, mountain villa, or just the reassurance from your mother’s eyes… I don’t know what hit me. I just thought everything else can wait.

Continue reading

IMG_5792_large

Mumpung Masih Sempat

Melakukan apa yang ingin dilakukan mumpung masih ada waktu untuk melakukan.

Intro posting ini agak-agak boring sih. Kapan juga intro-nya seru? Aduh, maafin ya.

Sudah hampir sebulan ini gue keranjingan menggambar menggunakan pensil grafit. Menurut gue pensil menjadi super keren karena… Selama ini gue cuma tau guna pensil 2B sebagai alat untuk mengurek-ngurek kertas jawaban ujian. Ternyata bisa dibuat gambar hal-hal keren, woy! Lagi mencoba-coba berbagai cara dan alat, mulai dari blending stump sampe kneaded eraser dan cutton bud. Terus, alasan sebenernya sih karena cat air mahal (dan gue enggak tau cara makenya).

Continue reading

hard-work-wont-betray

Ditolak

Hampir dua bulan yang lalu setengah juta siswa dibuat galau (sekaligus sensitif dan rajin ibadah) perihal kelanjutan hidupnya. Hidup enggan, mati pun kok masih pengen kepo sama pacarnya gebetan (uhuk). Tangan sudah siap mengganti status dari pelajar ke mahasiswa; pengennya sih perguruan yang warna almamaternya kuning atau biru tua. Yang persiapan masuknya dilakukan sejak setahun sebelum, diharapkan orangtua, dan punya presentase masuk satu banding (minimal) sepuluh orang.

Minggu-minggu lalu hidup rasanya bergantung antara huruf-huruf yang menyusun kata ‘lulus’ dan ‘gagal’. Gue bisa yakin dengan hal ini, karena waktu tidur mimpi cuma ada dua macam: senang keterima dan sedih karena ditolak. Mirip-mirip digantungin gitu pokoknya. Bedanya ini perkara harga diri, cyin.

Continue reading

mural-vilmer-9

Mural, Mural on the Wall.

This has been here for awhile, but this was my first time playing in a huge canvas better known as the… wall. Drawn on Villa Merah‘s wall — an awesome art course, really — in a day time by me, my ~teacher~, and a friend of mine Tasha. This mural was based on my very own doodle initially drawn for my (very) first art trade with the brilliant Syahid.

mural-vilmer-1The phrase “don’t lose faith” came from Steve Jobs’s 2005 famous commencement speech in Stanford University. I’d not understand if someone hasn’t watch the video. This video has practically encourage me to make a big change I’m entirely thankful for doing. Now this alone can make a lengthy post itself, but not that for now.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=UF8uR6Z6KLc&w=600]

We thought the theme was fitting as this is located in a class where students will be learning… And faith is something you’d want to have other than pencils and (a lot of) erasers. Did I mention other students (and alumnis) draw even more awesome murals all around the place?
Continue reading